Diyakini bahwa Blockchain adalah teknologi zaman baru yang merupakan solusi dari sejumlah masalah. Tidak ada keraguan bahwa itu adalah keajaiban baru di bidang komputasi.


Apa itu blockchain?

Blockchain pada dasarnya adalah daftar catatan yang terus berkembang, yang disebut blok. Blok-blok ini dihubungkan dan diamankan dengan menggunakan kriptografi. Setiap blok umumnya berisi hash kriptografi dari blok sebelumnya bersama dengan timestamp dan data transaksi. Dengan desainnya, blockchain tidak memungkinkan modifikasi data.

Baca Juga : MENGENAL ETHICAL HACKING DAN JENIS, MANFAAT HACKING

Ini adalah buku besar yang terbuka dan terdistribusi yang mencatat transaksi antara berbagai pihak secara efisien dan dengan cara yang dapat diverifikasi dan permanen. Blockchain, seperti yang ditunjukkan pada gambar di bawah ini biasanya dikelola oleh p2p atau jaringan peer-to-peer secara kolektif mengikuti protokol untuk komunikasi antara node dan untuk memvalidasi blok baru. Setelah direkam, data dalam blok apa pun yang diberikan tidak dapat diubah tanpa konsensus mayoritas jaringan.

Dalam kasus bitcoin, blockchain adalah buku besar publik yang mencatat transaksi bitcoin. Ini diimplementasikan sebagai rantai blok. Setiap blok berisi hash dari blok sebelumnya hingga blok genesis yang merupakan blok pertama dari blockchain bitcoin. Namun ini dicapai tanpa otoritas pusat tepercaya: kerja blockchain dilakukan oleh jaringan node yang berkomunikasi yang menggunakan perangkat lunak bitcoin. Transaksi dari pembayar tipe A mengirimkan bitcoin B ke penerima pembayaran C disiarkan ke jaringan ini menggunakan aplikasi perangkat lunak yang ada.

Node dalam jaringan memvalidasi transaksi baru, menambahkannya ke salinan buku besar mereka, dan kemudian menyampaikan tambahan buku besar ini ke node lain. Setiap node jaringan menyimpan salinan blockchainnya sendiri. Kira-kira setiap 10 menit, grup baru transaksi yang divalidasi, satu blok, dibuat, dan ditambahkan ke blockchain, dan kemudian dengan cepat diterbitkan ke semua node jaringan. Hal ini memungkinkan perangkat lunak bitcoin untuk menentukan kapan jumlah bitcoin tertentu telah dibelanjakan, dan ini mencegah pengeluaran ganda dalam lingkungan desentralisasi. Perlu dicatat bahwa blockchain adalah satu-satunya tempat di mana bitcoin dapat dikatakan ada dalam bentuk yang tidak digunakan.

Teknologi Blockchain telah mengarah pada pengembangan mata uang digital baru seperti Bitcoin dan Litecoin yang tidak diterbitkan atau dikelola oleh pemerintah atau bank sentral di suatu negara. Ini membebaskan individu dari segala jenis kontrol dan perantara seperti sistem perbankan yang scam dan dapat runtuh. Ini juga menyebabkan teknologi komputasi terdistribusi seperti Ethereum, yang telah memperkenalkan kontrak pintar.

Blockchain adalah teknologi buku besar bersama yang direplikasi yang memungkinkan setiap peserta dalam jaringan untuk melihat buku besar dan membuat perubahan. Ini adalah open source, menurunkan biaya, meningkatkan efisiensi, meningkatkan aksesibilitas, mengatasi tantangan bisnis yang menarik dan topikal di seluruh spektrum yang luas. Linux Foundation's Hyperledger adalah proyek pengembangan open source, teknologi ledger bersama standar terbuka.

Saat ini, konsumen menuntut transparansi mengenai produk dan pembuatannya. Pemerintah memerlukan lebih banyak informasi tentang rantai pasokan perusahaan, dengan hukuman karena tidak patuh. Dalam skenario seperti itu, teknologi blockchain berjanji untuk memberikan harapan seperti itu. Ini memungkinkan transfer nilai atau properti digital yang aman di seluruh rantai pasokan.

Keuntungan Teknologi Blockchain

Berikut ini adalah keunggulan Teknologi Blockchain -
  • Transaksi sekarang dapat diverifikasi, melarang pihak mana pun melakukan perubahan
  • Efisiensi yang lebih besar dicapai melalui transparansi yang lebih besar
  • Konsumen telah diberdayakan untuk melakukan pembelian berdasarkan informasi
  • Sekarang pemerintah dapat memperoleh informasi yang dapat diandalkan.


Banyak ahli percaya bahwa teknologi blockchain dapat digunakan dalam pemungutan suara online, crowdfunding dan teknologi baru lainnya serta ide-ide baru. Lembaga keuangan besar seperti JP Morgan Chase yakin bahwa cryptocurrency dapat menurunkan biaya transaksi dan membuat pemrosesan pembayaran lebih efisien.

Bitcoin adalah salah satu implementasi teknologi blockchain yang paling populer dan sukses. Ini adalah cryptocurrency open source yang menggunakan komputasi peer-to-peer terdistribusi. Tidak perlu otoritas pusat untuk mengelola jaringan bitcoin. Itu dibuat oleh seseorang atau grup dengan nama samaran Satoshi Nakamoto. Transaksi pada jaringan ini diverifikasi oleh algoritma pembuktian kerja pada komputer yang menjalankan perangkat lunak penambangan.

tobe continue ...




Kedua tools ini sebenarnya adalah program yang membantu untuk membuat program Map Reduce di Hadoop. Map Reduce bisa dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman pada umumnya misalnya Java lalu dijalankan di Hadoop. Akan tetapi, langkah ini biasanya melibatkan berbaris-baris kode dan juga sejumlah proses seperti coding, packaging, dan menjalankan program Map Reducenya sendiri. Untuk mengatasi kerepotan-kerepotan itulah kedua tools ini hadir.

Dengan menggunakan salah satu dari tools tersebut Map Reduce bisa dikerjakan dengan beberapa baris kode yang lebih singkat dari cara konvensional dan bisa langsung dijalankan karena baik Hive ataupun Pig yang akan berhubungan langsung dengan Hadoop untuk menjalankannya. Kedua tools ini sebenarnya adalah program yang membantu untuk membuat program Map Reduce di Hadoop.

Map Reduce bisa dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman pada umumnya misalnya Java lalu dijalankan di Hadoop. Akan tetapi, langkah ini biasanya melibatkan berbaris-baris kode dan juga sejumlah proses seperti coding, packaging, dan menjalankan program Map Reducenya sendiri. Untuk mengatasi kerepotan-kerepotan itulah kedua tools ini hadir. Dengan menggunakan salah satu dari tools tersebut Map Reduce bisa dikerjakan dengan beberapa baris kode yang lebih singkat dari cara konvensional dan bisa langsung dijalankan karena baik Hive ataupun Pig yang akan berhubungan langsung dengan Hadoop untuk menjalankannya.

Apache Pig adalah tool yang awalnya dikembangkan dan digunakan oleh Yahoo. Yahoo kemudian merilis Apache Pig untuk Apache sehingga bisa dikembangkan dan digunakan secara luas. Apache Pig lebih cocok digunakan untuk proses ETL (Extract-transform-load). Apache Pig terdiri dari dua jenis komponen. Pig Latin dan Pig Runtime. Pig Latin adalah bahasa yang digunakan di Pig untuk membuat Map Reduce. Pig Latin mengubah syntax low-level dari Map Reduce sehingga menjadi bahasa yang mudah dimengerti. Pig Runtime mengubah dan menjalankan script dari Pig Latin menjadi Map Reduce di Hadoop.
Contoh script Pig adalah


a = load '/user/hue/word_count_text.txt';
b = foreach a generate flatten(TOKENIZE((chararray)$0)) as word;
c = group b by word;
d = foreach c generate COUNT(b), group;
store d into '/user/hue/pig_wordcount';

Script diatas adalah script Pig untuk menghitung kemunculan huruf di file word_count_text.txt. Di script tersebut tampak bahwa proses penghitugan kemunculan huruf terdiri dari beberapa baris. Setiap baris merupakan suatu sub proses sendiri. Antara lain sub proses pengambilan file teks, sub proses mengambil semua huruf dari file teks, sub proses pengelompokan huruf, sub proses penghitungan dari setiap huruf, dan yang terakhir sub proses penulisan hasil penghitungan ke HDFS Hadoop.
Penyusunan proses menjadi beberapa baris yang mudah dipahami ini adalah kekuatan utama Pig. Sehingga bagi yang tidak mengerti SQL atau teknologi datawarehouse lainnya bisa cepat menguasai Pig.

Apache Hive adalah tool selain Apache Pig untuk membentuk program Map Reduce. Apache Hive pertama kali dikembangkan oleh Facebook untuk melakukan data warehouse pada cluster Hadoop mereka yang sangat banyak. Selanjutnya Hive disumbangkan ke Apache Foundation untuk dikembangkan oleh komunitas open source. Hive lebih ditujukan untuk proses data warehouse diatas HDFS.

Perbedaan mendasar antara Apache Hive dan Apache Pig adalah cara penulisan proses dalam membentuk proses Map Reduce. Kalau pada Apache Pig proses dibagi menjadi beberapa baris yang masing-masing adalah sub proses yang logis dalam memproses dan menganalisis data. Sedangkan pada Apache Hive proses Map Reduce dituliskan dengan gaya yang sangat mirip dengan SQL yang pada umumnya ada di RDBMS.
Contoh Script Hive yang menghitung kemunculan huruf

CREATE TABLE word_text(word STRING)
COMMENT 'This is the word table'
ROW FORMAT DELIMITED FIELDS TERMINATED BY ' '
LINES TERMINATED BY '\n';
LOAD DATA INPATH 'hdfs:/user/hue/word_count_text.txt' INTO TABLE word_text;
SELECT word, count(*) as count FROM word_text GROUP BY word;

Seperti terlihat pada script Hive diatas, tampak sekali kemiripan antara Script Hive dengan SQL. Script Hive diatas terdiri dari tiga statement yang masing-masing diakhiri dengan semi-colon (;).  Bagian pertama adalah membentuk tabel yang akan menampung semua kata. Bagian kedua adalah menarik semua kata dari file di HDFS ke dalam tabel. Sedangkan bagian ketiga adalah SQL query yang bisa dilakukan terhadap data yang sudah dimasukkan ke tabel. Kita bisa melakukan berbagai query seperti SQL pada tabel yang sudah kita bentuk sehingga tidak hanya terbatas pada satu query saja. Output dari query tersebut bisa langsung ke layar, bisa ke file atau ke sistem eksternal menggunakan tool tambahan seperti Apache Thrift atau Apache Avro.

Untuk pertanyaan mana yang lebih baik antara Apache Hive dan apache Pig, maka jawabnnya sangat tergantung. Tergantung dari kebutuhan  dan dari situasi dan kondisi. Saya pribadi memilih kalau bisa dilakukan oleh Apache Hive akan memilih menggunakan Hive daripada Pig. Karena Hive cukup modular sehingga bisa di gabungkan dengan banyak tool lain seperti Spring, Apache Thrift dan Apache Avro. Pig sepertinya bisa juga untuk integrasi ini cuma saya belum menjumpai contoh yang cukup banyak. In the end, keputusan tetap di tangan Anda.

Sebenarnya ada satu lagi tool untuk membuat Map Reduce bernama Sawzall. Sawzall dikembangkan pertama kali oleh Google. Tetapi sayangnya Sawzall ini masih banyak kekurangan sehingga tidak digunakan secara luas. Contoh kekurangannya adalah tidak ada fungsi aggregator yang mengumpulkan data dari HDFS. Entah memang belum dikembangkan atau bagian itu memang belum di buka oleh Google. Mungkin nanti jika Sawzall sudah cukup mature akan dibahas juga disini.

sumber : https://openbigdata.wordpress.com/2014/09/21/apache-pig-dan-apache-hive/


Kapasitas komputasi yang aman dan berukuran fleksibel di cloud. Luncurkan aplikasi ketika diperlukan tanpa komitmen di awal.



Amazon Elastic Compute Cloud (Amazon EC2) adalah layanan web yang memberikan kapasitas komputasi yang aman dan berukuran fleksibel di cloud. Amazon EC2 dirancang untuk membuat komputasi cloud berskala web lebih mudah bagi pengembang.

Antarmuka layanan web sederhana Amazon EC2 memungkinkan Anda mendapatkan dan mengonfigurasi kapasitas dengan friksi minimal. Amazon EC2 memberikan Anda kendali penuh sumber daya komputasi dan memungkinkan Anda bekerja dalam lingkungan komputasi Amazon yang telah terbukti. Amazon EC2 mengurangi waktu yang diperlukan untuk mendapatkan dan melakukan boot instans server baru dalam hitungan menit, memungkinkan Anda mengubah ukuran kapasitas dengan cepat, baik naik maupun turun, seiring perubahan kebutuhan komputasi Anda. Amazon EC2 mengubah ekonomi komputasi dengan memungkinkan Anda hanya membayar kapasitas yang Anda gunakan. Amazon EC2 memberikan alat kepada pengembang untuk membangun aplikasi tangguh dan mengisolasinya dari skenario kegagalan umum.

Keuntungan

KOMPUTASI BERSKALA WEB ELASTIS

Amazon EC2 memungkinkan Anda meningkatkan atau menurunkan kapasitas dalam hitungan menit, bukan jam atau hari. Anda dapat menugaskan satu, ratusan, atau bahkan ribuan instans server secara bersamaan. Anda juga dapat menggunakan Amazon EC2 Auto Scaling untuk menjaga ketersediaan armada EC2 Anda dan mengubah skala armada Anda naik atau turun secara otomatis tergantung kebutuhan untuk memaksimalkan kinerja dan menekan biaya. Untuk mengubah skala beberapa layanan, Anda dapat menggunakan AWS Auto Scaling.\

TERKENDALI SEPENUHNYA

Anda memiliki kendali penuh atas instans termasuk akses asal dan kemampuan untuk berinteraksi dengan instans sama seperti mesin lainnya. Anda dapat menghentikan instans apa pun ketika mempertahankan data pada partisi boot, kemudian memulai ulang instans yang sama menggunakan API layanan web. Instans dapat di-reboot dari jarak jauh menggunakan API layanan web, dan Anda juga memiliki akses ke output konsol mereka.

LAYANAN HOSTING CLOUD FLEKSIBEL

Anda memiliki pilihan beberapa jenis instans, sistem operasi, dan paket perangkat lunak. Amazon EC2 memungkinkan Anda memilih konfigurasi memori, CPU, penyimpanan instans, dan ukuran partisi boot yang optimal untuk pilihan sistem operasi dan aplikasi Anda. Sebagai contoh, pilihan sistem operasi termasuk beragam distribusi Linux dan Microsoft Windows Server.

TERINTEGRASI

Amazon EC2 terintegrasi dengan sebagian besar layanan AWS seperti Amazon Simple Storage Service (Amazon S3), Amazon Relational Database Service (Amazon RDS), dan Amazon Virtual Private Cloud (Amazon VPC) untuk memberikan solusi yang aman dan lengkap bagi komputasi, pemrosesan kueri, dan penyimpanan cloud di berbagai aplikasi.

TEPERCAYA

Amazon EC2 menawarkan lingkungan yang sangat tepercaya di mana penggantian instans dapat dilakukan dengan sangat cepat dan dapat diprediksi. Layanan berjalan di dalam infrastruktur jaringan dan pusat data Amazon yang telah terbukti. Komitmen Tingkat Perjanjian Amazon EC2 adalah ketersediaan 99,99% untuk setiap Wilayah Amazon EC2.

AMAN

Keamanan cloud di AWS adalah prioritas tertinggi. Sebagai pelanggan AWS, Anda akan mendapatkan keuntungan dari pembuatan arsitektur jaringan dan pusat data untuk memenuhi kebutuhan organisasi yang paling memerlukan keamanan. Amazon EC2 bekerja bersama dengan Amazon VPC untuk memberikan keamanan dan fungsionalitas jaringan yang kuat untuk sumber daya komputasi Anda.

TERJANGKAU

Amazon EC2 memberikan keuntungan finansial dari penskalaan Amazon. Anda membayar dengan sangat rendah untuk kapasitas komputasi yang Anda gunakan. Lihat Opsi Pembelian Instans Amazon EC2 untuk detail selengkapnya.

MUDAH MEMULAI

Ada beberapa cara untuk memulai dengan Amazon EC2. Anda dapat menggunakan AWS Management Console, AWS Command Line Tools (CLI), atau AWS SDK. AWS gratis untuk memulai. Untuk mempelajari selengkapnya, silakan kunjungi tutorial kami.




Komputasi cloud adalah pengiriman berdasarkan permintaan untuk daya komputasi, database, penyimpanan, aplikasi, dan sumber daya IT lain melalui platform layanan cloud via internet dengan harga sesuai penggunaan. 

Baik Anda menjalankan aplikasi yang membagikan foto dengan jutaan pengguna ponsel atau menjalankan operasi penting bagi bisnis Anda, platform layanan cloud menyediakan akses cepat ke sumber daya IT yang fleksibel dan berbiaya rendah. Dengan komputasi cloud, Anda tidak perlu melakukan investasi awal yang besar untuk perangkat keras dan menghabiskan banyak waktu untuk mengelola perangkat keras tersebut. Dengan begitu, Anda dapat menyediakan jenis dan ukuran sumber daya komputasi tepat yang

Anda butuhkan untuk mendukung ide cemerlang terbaru Anda atau mengoperasikan departemen IT Anda. Anda dapat mengakses sumber daya sebanyak yang Anda butuhkan, saat itu juga, dan hanya membayar atas apa yang Anda gunakan.

Bagaimana Cara Kerja Komputasi Cloud?

Komputasi cloud menyediakan akses ke server, penyimpanan, database, dan serangkaian layanan aplikasi yang luas melalui Internet. Platform layanan cloud seperti Amazon Web Services memiliki dan memelihara perangkat keras yang terhubung dengan jaringan yang dibutuhkan untuk layanan aplikasi ini, sementara Anda menyediakan dan menggunakan apa yang Anda butuhkan melalui aplikasi web. 

Keunggulan Cloud Computing

Ketangkasan

Cloud memungkinkan Anda berinovasi lebih cepat karena Anda dapat memfokuskan sumber daya IT berharga Anda pada pengembangan aplikasi yang membedakan bisnis Anda dan mengubah pengalaman pelanggan daripada mengelola infrastruktur dan pusat data. Dengan cloud, Anda dapat menyediakan sumber daya yang dibutuhkan dengan cepat, yang menerapkan ratusan bahkan ribuan server dalam hitungan menit. Cloud juga memudahkan dan mempercepat akses ke berbagai teknologi seperti komputasi, penyimpanan, database, analisis, machine learning, dan banyak layanan lainnya berdasarkan kebutuhan. Sehingga Anda dapat dengan cepat mengembangkan dan meluncurkan aplikasi baru, serta tim Anda dapat bereksperimen dan berinovasi lebih cepat dan sering. Jika percobaan gagal, Anda selalu dapat mencabut penyediaan sumber daya tanpa risiko.

Menerapkan secara global dalam hitungan menit

Dengan cloud, Anda dapat menerapkan aplikasi Anda di beberapa lokasi fisik di seluruh dunia hanya dengan beberapa klik. Ini berarti Anda dapat memberikan latensi yang lebih rendah dan pengalaman yang lebih baik bagi pelanggan Anda dengan mudah dan dengan biaya minimal.

Elastisitas

Sebelum komputasi cloud, Anda harus banyak menyediakan infrastruktur untuk memastikan Anda memiliki kapasitas cukup untuk menangani bisnis operasi Anda di tingkat puncak aktivitas. Sekarang, Anda dapat menyediakan jumlah sumber daya yang benar-benar Anda butuhkan, mengetahui bahwa Anda dapat secara instan menaikkan atau menurunkan skala dengan kebutuhan bisnis Anda. Ini mengurangi biaya dan meningkatkan kemampuan Anda untuk memenuhi permintaan pengguna Anda.

Hemat biaya

Cloud memungkinkan Anda ke menukar modal usaha (pusat data, server fisik, dll.) dengan biaya variabel dan hanya membayar untuk IT sesuai pemakaian. Selain itu, biaya variabel jauh lebih rendah dibandingkan apa yang dapat Anda lakukan sendiri karena skala ekonomis yang lebih besar.



Komputasi cloud dengan AWS

Pengertian Dasar AWS

Amazon Web Services (AWS) adalah platform cloud paling komprehensif dan digunakan secara luas di dunia, menawarkan lebih dari 165 layanan unggulan lengkap dari pusat data secara global. Jutaan pelanggan —termasuk beberapa startup dengan pertumbuhan tercepat, perusahaan terbesar, dan lembaga pemerintah terkemuka—mempercayai AWS untuk menggerakkan infrastruktur mereka, menjadi lebih tangkas, dan biaya lebih rendah.

Platform cloud terdepan


Fungsionalitas terbanyak

AWS menyediakan layanan untuk berbagai aplikasi termasuk komputasi, penyimpanan, database, jaringan, analisis, machine learning dan kecerdasan buatan (AI), Internet of Things (IoT), keamanan, serta pengembangan, penerapan, dan manajemen aplikasi.

Selain memiliki jangkauan layanan terbesar, AWS juga memiliki fungsi terdalam di dalam layanan tersebut. Sebagai contoh, Amazon EC2 menawarkan lebih banyak jenis dan ukuran instans komputasi dibandingkan penyedia lainnya, termasuk instans GPU paling kuat untuk beban kerja machine learning. AWS juga memiliki lebih dari dua kali lipat jumlah layanan database dibandingkan siapa pun, dengan sebelas penawaran database relasional dan nonrelasional. Dan, AWS memiliki cara menjalankan kontainer paling banyak, dengan Amazon Elastic Container Service (ECS), Amazon Elastic Container Service for Kubernetes (EKS), dan AWS Fargate.

Pilihan layanan yang luas dan fungsionalitas yang mendalam ini membuatnya lebih mudah, lebih cepat, dan lebih hemat biaya untuk memigrasikan aplikasi Anda yang sudah ada ke cloud dan membangun hampir semua hal yang dapat Anda bayangkan.

Komunitas pelanggan dan mitra terbesar


AWS memiliki ekosistem terbesar dan paling dinamis, dengan jutaan pelanggan aktif dan puluhan ribu mitra di seluruh dunia. Pelanggan di hampir setiap industri dan dari berbagai ukuran, termasuk perusahaan start-up, perusahaan, dan organisasi sektor publik, menjalankan hampir setiap kasus penggunaan di AWS.

Jaringan mitra AWS mencakup ribuan integrator sistem yang mengkhususkan diri pada layanan AWS dan puluhan ribu vendor perangkat lunak independen (ISV) yang menyesuaikan teknologi mereka untuk bekerja di AWS.

AWS Marketplace, katalog digital perangkat lunak dari ISV yang berjalan di AWS, menawarkan 35 kategori dan lebih dari 4.500 daftar perangkat lunak dari 1.400 lebih ISV, hampir dua kali lebih banyak daripada daftar perangkat lunak dari yang dapat Anda temukan di tempat lain.

Paling Aman


AWS telah dirancang menjadi salah satu lingkungan komputasi cloud yang paling fleksibel dan aman yang tersedia saat ini. Infrastruktur inti kami dibangun untuk memenuhi persyaratan keamanan untuk militer, bank global, dan organisasi dengan tingkat sensitivitas tinggi lainnya.

AWS menggunakan perangkat keras dan lunak aman yang sama untuk membangun dan mengoperasikan masing-masing wilayah kami, sehingga semua pelanggan kami mendapat manfaat dari satu-satunya cloud komersial yang telah memiliki penawaran layanan dan rantai pasokan terkait yang teruji dan dipandang cukup aman untuk beban kerja rahasia tertinggi. Ini didukung oleh serangkaian alat keamanan cloud mendalam, dengan 203 layanan keamanan, kepatuhan, dan tata kelola serta fitur-fitur utama.

Selain itu, AWS mendukung 85 standar keamanan dan sertifikasi kepatuhan, serta semua 116 layanan AWS yang menyimpan data pelanggan menawarkan kemampuan untuk mengenkripsi data tersebut.

Laju inovasi tercepat


AWS merilis 1.957 layanan dan fitur baru pada tahun 2018, berinovasi dengan laju yang tak tertandingi, terutama di bidang baru seperti Pembelajaran Mesin dan Kecerdasan Buatan, Internet of Things, dan Komputasi Tanpa Server. Dengan AWS, Anda dapat memanfaatkan teknologi terbaru untuk berinovasi, membedakan, dan memberikan solusi dengan cepat.

Misalnya, pada tahun 2014, AWS memelopori ruang komputasi tanpa server yang digerakkan berdasarkan kejadian dengan peluncuran AWS Lambda. AWS Lambda memungkinkan developer menjalankan kode mereka tanpa menyediakan atau mengelola server, dan Anda tidak perlu khawatir tentang penyediaan, penskalaan, patching, atau pengelolaan server mendasar

Pada tahun 2018, AWS menjadi penyedia cloud pertama yang menawarkan 100 gigabyte bandwidth jaringan dengan tipe instans C5n EC2 kami. Kinerja jaringan yang lebih tinggi ini dapat mempercepat hasil untuk berbagai aplikasi analisis, machine learning, big data, dan data lake.
Keahlian operasional yang paling terbukti

AWS memiliki pengalaman, kedewasaan, keandalan, keamanan, dan kinerja yang tak tertandingi. AWS telah memberikan layanan cloud selama lebih dari 12 tahun kepada jutaan pelanggan di seluruh dunia yang menjalankan berbagai kasus penggunaan, dan memiliki pengalaman operasional paling banyak, pada skala yang lebih besar, dibandingkan penyedia cloud mana pun.

Bertahun-tahun beroperasi berulang kali dengan penggunaan penyedia cloud lainnya, dikombinasikan dengan mendengarkan dan belajar dari pelanggan kami serta komitmen kami untuk iterasi yang konstan membantu kami memberikan kinerja operasional yang unggul yang dapat Anda andalkan untuk beban kerja terpenting Anda. 




Bitcoin adalah aset digital yang dikembangkan pada tahun 2009 oleh seseorang dengan nama samaran Satoshi Nakamoto. Aset digital ini seperti halnya emas, namun hanya tersedia di dunia digital. Konsepnya mungkin terdengar seperti eGold, walaupun sebenarnya jauh berbeda.
Bitcoin sebagai aset digital memiliki fitur sebagai berikut:
  • Transfer instant secara peer to peer.
    Peer-to-peer sendiri artinya Bitcoin berjalan tanpa memiliki server pusat. Server penyimpanannya bersifat desentralisasi dan terdistribusi—dibagi ke berbagai server yang dijalankan oleh setiap pengguna yang terhubung ke dalam jaringan.
  • Transfer ke mana saja
    Tidak seperti emas, Bitcoin bisa dikirimkan kemana saja dalam hitungan detik, kapanpun dan darimanapun yang Anda mau. Pengiriman dengan Bitcoin bisa terjadi hanya dengan modal sebuah smartphone dan koneksi internet.
  • Biaya transfer sangat kecil.
    Biaya pengiriman pun bisa dihilangkan sampai gratis, namun untuk mempercepat transaksi, biasanya dompet Bitcoin Anda akan memotong biaya sekitar 500 – 3,000 rupiah, tidak peduli berapa jumlah bitcoin yang dikirimkan.
  • Transaksi bersifat irreversible, artinya sekali ditransfer tidak bisa dibatalkan.
    Bitcoin diberikan ke tangan orang lain, transaksi tidak dapat dibatalkan kecuali orang itu bersedia mengirimkan Bitcoinnya kembali;
  • Transaksi bitcoin bersifat pseudonymous.
    Semua transaksi yang pernah dilakukan sekaligus saldo Bitcoin yang dimiliki seseorang bisa kita lihat, namun kita tidak tahu siapa pemilik alamat Bitcoin tersebut bila si pemilik tidak memberitahukannya. Setiap pengguna Bitcoin sebenarnya bisa memilih apakah namanya ingin dimunculkan atau tidak, namun meskipun si pengguna ingin merahasiakan identitasnya, semua transaksinya tetap tercatat dan dapat dipantau oleh publik.
  • Bitcoin tidak dikontrol oleh lembaga atau pemerintah apapun.
    Bitcoin yang menggunakan database Blockchain tidak dikontrol oleh suatu pihak, melainkan sangat terbuka untuk umum sehingga mustahil bagi seseorang untuk memalsukan transaksi di Blockchain. Seluruh transaksi tercatat secara live, transparan, dan tersebar ke jutaan server. Mereka yang ingin mengubah atau memalsukan data transaksi Bitcoin, harus meretas jutaan server tersebut di saat yang bersamaan.
  • Jumlahnya terbatas
    Suplai Bitcoin hanya akan ada 21 juta Bitcoin di seluruh dunia. Sistem penciptaan Bitcoin yang terus berkurang setiap 4 tahun sekali ini menyerupai sistem ekonomi berdasarkan deflasi dan dengan makin terbatasnya supply bitcoin, harga bitcoin cenderung naik.
Anda bisa transfer bitcoin ke mana saja di dunia asalkan terkoneksi dengan internet. Bitcoin akan disimpan ke dalam Bitcoin Wallet. Wallet ini harus terinstall di kedua belah pihak, bisa dengan PC/laptop, tablet ataupun smartphone. Setelah menginstall wallet, Anda akan mendapatkan Bitcoin Address. Untuk transfer bitcoin sangat mudah, buka aplikasi wallet, masukan Bitcoin Address dari lawan transaksi dan jumlah bitcoin yang ingin ditransfer, kemudian kirim.
Lalu Anda mungkin bertanya, kalau tidak ada bank atau perusahaan yang mengelola seperti halnya paypal atau egold, lalu data keuangan disimpan di mana? Jawabannya, di komputer Anda sendiri (dalam wallet) dan jaringan peer to peer di seluruh dunia. Bitcoin tersimpan di komputer Anda di dalam wallet. Jika komputer rusak sama saja bitcoin Anda hilang, jadi wallet bitcoin harus di-backup secara berkala ke beberapa device. Ketika melakukan transaksi, puluhan ribu komputer di dalam jaringan bitcoin akan menverifikasi data yang Anda masukan sehingga tidak terjadi kecurangan.
Kenapa orang mulai beramai-ramai membeli dan menggunakan bitcoin?
Bitcoin dikembangkan dengan idealisme bahwa aset digital yang baik tidak dikontrol oleh pemerintah atau bank sentral. Krisis finansial beberapa waktu yang lalu menegaskan bahwa pemerintah selalu lalai dalam menjaga kestabilan ekonomi. Pemerintah dipercaya selalu dikuasai oleh orang-orang yang korup dan hanya bekerja demi keuntungan pribadi, sehingga keputusan-keputusan finansial selalu berpihak kepada konglomerat belaka.
Konsep ini menarik bagi banyak orang terutama para geek di dunia IT. Mereka mulai menginvestasikan aset mereka dalam bentuk bitcoin, sementara itu perekonomian dunia semakin labil terbukti dengan adanya krisis perbankan Amerika dan Eropa. Bitcoin dipercayai akan menjadi aset digital dan komoditas universal sehingga harga akan terus melambung tinggi. Terbukti, lihat pada bulan Januari 2013, 1 BTC (satuan bitcoin) diperjualbelikan dengan harga kisaran 13 USD. Sedangkan pada bulan Mei 2013, 1 BTC diapresiasi dengan nilai 120 USD, ini berarti dalam 5 bulan nilai bitcoin telah melambung hampir 10 kali lipat. Lalu pada bulan Desember 2013, 1 BTC diapresiasi dengan nilai 860 USD. Hal tersebut berarti bitcoin telah melambung 66 kali lipat dalam 1 tahun. Jika 2 tahun yang lalu (awal 2011) Anda iseng membeli bitcoin seharga 0.3 USD, saya ucapkan selamat karena menjadi milioner 😀
Bitcoin juga memiliki dua fitur yang sangat menarik yaitu sifatnya yang anonim dan biaya transaksi yang sangat rendah (hampir 0). Anda bisa melakukan transaksi tanpa memberikan identitas sama sekali, hal ini dapat menjaga privasi anda ke level yang paling tinggi.
Siapa yang menerbitkan Bitcoin?
Bitcoin baru diciptakan dengan proses yang disebut “mining”. Para miner menggunakan komputer canggih untuk menguraikan matematika kompleks untuk menemukan block baru Bitcoin, sebagai hadiahnya si penemu akan dihadiahi sejumlah bitcoin. Hadiah per ditemukannya 1 block awalnya ada 50 BTC, sekarang 25 BTC/block, selanjutnya akan terus berkurang diiringi dengan bertambahkan sirkulasi Bitcoin. Sistem telah memastikan bahwa maksimal bitcoin yang beredar di dunia adalah 21 Juta BTC sehingga tidak akan terjadi inflasi.
Apakah Bitcoin Aman?
Anda mungkin berpikir bahwa sistem bitcoin yang open source memungkinkan seorang komputer jenius dapat membobol sistem bitcoin dan menerbitkan sejumlah bitcoin untuk dirinya sendiri. Kenyataannya sistem ini telah direview oleh berbagai kalangan sebagai tanpa cacat. Setiap data transaksi masa lampau tersimpan di semua peer di seluruh jaringan, dan harus berurutan. Setiap transaksi baru akan diverifikasi oleh sejumlah peer baru dinyatakan valid.
Sistem bitcoin aman, yang tidak aman adalah pengguna dan money exchanger. Sama seperti password internet banking, hacker bisa dengan mudah mencuri sejumlah uang dari Anda jika komputer terjangkit virus.
Bagaimana cara mendapatkan Bitcoin?
Anda dapet mendapatkan bitcoin dengan cara membeli dan mining. Untuk membeli bitcoin dapat dilakukan di exchanger-exchanger seperti indodax.com (indonesia), mtgox (US & Jepang), dan btcchina.com (China).
Apakah membeli Bitcoin akan menguntungkan?
Pertanyaan ini seperti pertanyaan saham apa yang harus dibeli besok. Tidak ada yang bisa memastikan. Tapi kalau saya lihat dari perkembangan media yang meliput menyebabkan antusiasme akan bitcoin di mana-mana akan menciptakan demand yang sangat tinggi. Saya percaya harga akan terus melambung berkali-kali lipat, saya sendiri mulai menginvestasikan sejumlah uang ke dalam bitcoin. Namun tentunya saya tidak bertanggungjawab terhadap segala kerugian yang seandainya akan dialami pembaca. Nilai kapitalisasi dari bitcoin sekarang adalah sekitar 1.3 Miliar USD atau sekitar 13 Triliun Rupiah 11 Miliar USD atau 130 Triliun Rupiah (updated 14 Desember 2013), padahal ini masih permulaan banyak orang yang belum mengetahui Bitcoin.
Silahkan mempelajari lebih lanjut mengenai Bitcoin:

Software mining baru menjanjikan bagi hampir semua orang bisa mendapatkan sejumlah Bitcoin dengan laptop Windows. Hal ini memungkinkan pengguna merasakan masa-masa awal cryptocurrency.
Startup mining crypto asal New Jersey, Honeyminer, secara diam-diam merilis free beta pada Juni dan telah diunduh sebanyak 10.000 kali di seluruh dunia. Honeyminer memungkinkan pengguna berpartisipasi dalam dinamika mining pool dengan menjalankan aplikasi ketika GPU (Graphics Processing Unit) komputer Anda masih memproses gambar atau video.
Pool ini fokus pada mining crypto seperti ethereum, ethereum classic, zcash, monero, dan mata uang digital lainnya yang tidak banyak menghabiskan GPU. Kemudian, pada akhir sesi, Honeyminer mengirimkan pendapatan peserta, mengkonversinya pada bitcoin secara langsung pada wallet pengguna.
“Miner tidak harus menghitung atau mengelola semua konfigurasi dan pengaturan, atau secara manual mengecek harga,” ujar penasehat Honeyminer, Noah Jessop, seorang kapitalis ventura pada Founder Collective di San Francisco.
Dia menambahkan:
“Kami membuatnya sehingga setiap surplus terhitung. Laptop apa pun yang tidak Anda gunakan hingga rig yang Anda jalankan secara otomatis melakukan komputasi yang paling menguntungkan.”
Jenis layanan ini menawarkan kesempatan baru bagi orang yang ingin memperoleh bitcoin namun memiliki sedikit uang untuk investasi atau akses yang terbatas pada exchange cryptocurrency. Ini juga bisa memperluas jangkauan peserta mining cryptocurrency, yang selama bertahun-tahun menghalangi para pemula karena mahal, memerlukan hardware dengan spesifikasi canggih, lebih mengutamakan profesional dibandingkan penggemar pemula.
Algoritma Honeyminer secara otomatis bertukar antara cryptocurrency setiap 10 menit sekali, tergantung ukuran block, jika terdapat perubahan mendadak dalam profitabilitas mining pada mata uang digital terkait.
“Kami melakukan pool pada orang banyak untuk mencari reward block secara cepat. Bersama, kami memiliki hashrate yang besar,” ujar co-founder Honeyminer, Larry Kom. “Tidak hanya kami berhubungan dengan Anda pada blockchain dan membuat Anda anonim, tetapi Anda juga berkontribusi pada pool sebagai intinya.”
Untuk memastikan, ini bukanlah cara yang paling menguntungkan untuk mining cryptocurrency, mengingat volatilitas market yang lebih luas dibandingkan pada bitcoin dan Honeymoner, berkisar antara 2,5 persen hingga 8 persen tergantung kualitas hardware pengguna. Seseorang yang memiliki GPU tinggi bisa mendapatkan bitcoin senilai 15.000-30.000 rupiah dalam menjalankan software selama satu hari.
Namun, ini mungkin menjadi metode yang paling mudah. Walau perusahaan menolak merinci berapa banyak pengguna yang berada dalam negara yang melarang cryptocurrency, seperti Yordania atau Venezuela, namun dikatakan lebih dari 18 persen pengguna berasal dari negara berkembang.
“Jika Anda mendengar mengenai crypto dan ingin belajar, Anda bisa mencari sumber belajar di luar dan membayar dengan uang tunai,” ujar Noah, “atau Anda bisa mengunduh program dalam 30 detik dan mulai mendapatkan crypto Anda sendiri, gratis.”

Berbagai macam mining

Software Honeyminer terinspirasi oleh kontroversi yang mengelilingi mining bitcoin. Sebut saja, bagaimana banyak pengguna software yang merasa penyedia hardware asal Tiongkok, Bitmain, telah menerima monopoli peralatan mining dan bagaimana jumlah kecil dari perusahaan mengatur mayoritas mining pool.
“Seperti yang telah kami amati dalam bitcoin, kekuatannya meningkat ke hardware khusus dan mereka yang memiliki akses ke tab silikon terbaik adalah orang-orang yang mengendalikan mining,” kata Noah. “Bagi kami, ini semua tentang meningkatkan jumlah orang yang memiliki akses menuju yang terbaik di kelasnya.”
Menurut David Vorick, CEO Nebulous, yang mengoperasikan Siacoin dan pabrikan perlengkapan mining Obelisk, ini tidak akan mengubah ekosistem secara luas di luar menarik lebih banyak pendatang baru yang penasaran. Terutama karena software ini berada dalam closed source, walaupun berencana untuk memperpanjang open API di kemudian hari.
“Ini sebenarnya meningkatkan sentralisasi, karena yang Anda lakukan adalah memindahkan daya dari mining pool atau pengguna yang mahir, menjadi toolkit software. Secara umum, semua daya terletak pada pengembangan software.”
Menjelaskan poin ini, David mengatakan bahwa dia yakin mining GPU akan menghilang dalam dua tahun ini. Dia menambahkan:
“Kita akan melihat tujuan umum dari ASIC [hardware mining] adalah menargetkan banyak algoritma. Segera setelahnya, fungsi GPU akan menghilang.”
Selain itu, tim Honeyminer mengakui akan menawarkan fitur tambahan untuk berbagai tipe pengguna.
Untuk investor ritel pemula, Honeyminer akan segera memungkinkan mereka mengirim bitcoin pada wallet di platform pihak ketiga seperti Coinbase. Ditambah, algoritma aplikasi ini bisa membantu miner dengan mining rig profesional.
Entah laptop atau pro rig, “tiap komputer akan mendapatkan [tugas] yang berbeda, berdasarkan performa atau kemampuan tertentu, Anda akan ditugaskan apa yang paling menguntungkan dari itu.”
Versi spesialisasi yang disebut Honeyminer Pro sedang dalam pengerjaan miner profesional yang butuh bantuan dengan manajemen pemakaian daya dan secara manual memilih crypto mana untuk di-mining sehingga mereka tidak terbatas pada apapun yang menguntungkan atau koin mana yang akan ditukarkan jika mereka tidak ingin bitocin.
Mengenai kurangnya tool yang ramah-pengguna bagi miner pengguna dan berpengalaman, Larry mengatakan:
“Saya pikir tidak ada kompetitor bagi kami, karenanya kami mengembangkan ini.”